Tuna Eyeball, atau mata ikan tuna, merupakan salah satu hidangan ekstrem yang cukup populer di Jepang. Bagi banyak orang, makan mata ikan mungkin terdengar aneh, tetapi di Jepang, ini adalah bagian dari kuliner yang menarik. Artikel ini akan membahas tentang tuna eyeball, cara penyajiannya, manfaatnya, serta alasan mengapa hidangan ini begitu populer.
Apa Itu Tuna Eyeball?
Tuna Eyeball adalah mata dari ikan tuna, yang dikenal memiliki ukuran besar dan daging yang kenyal. Biasanya, mata ikan tuna memiliki diameter sekitar 10 cm dan bisa mencapai ukuran yang lebih besar lagi. Makanan ini sering ditemukan di pasar-pasar tradisional Jepang, terutama di wilayah pesisir yang dekat dengan pelabuhan.
Di Jepang, mata ikan tuna dipandang sebagai makanan yang eksotis dan bermanfaat. Ini menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat Jepang memanfaatkan hampir seluruh bagian tubuh ikan dalam masakan mereka.
Cara Menyajikan Tuna Eyeball
Tuna Eyeball bisa disiapkan dengan berbagai metode memasak yang unik. Ada beberapa cara umum yang sering digunakan untuk mengolah mata ikan tuna agar rasanya lebih lezat dan menggugah selera. Berikut adalah beberapa cara memasaknya:
Rebus dengan Bumbu Tradisional
Salah satu cara penyajian mata ikan tuna yang paling umum adalah dengan merebusnya. Biasanya, mata ikan ini direbus dengan bumbu sederhana seperti kecap asin (soy sauce), jahe, bawang putih, dan cabai. Proses perebusan membuat teksturnya lebih lembut dan rasa ikan tuna menjadi lebih meresap.
Rebusan ini menghasilkan cita rasa yang cukup kuat, dengan rasa khas umami yang melekat pada daging mata ikan tuna. Hidangan ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat atau sayuran sebagai pelengkap.
Dipanggang dengan Saus
Metode lain yang cukup populer adalah memanggang mata ikan tuna. Proses pemanggangan membuat teksturnya sedikit lebih kenyal dan beraroma. Beberapa orang juga menambahkan bumbu seperti garam, merica, atau saus BBQ untuk meningkatkan rasa. Biasanya, setelah dipanggang, mata ikan tuna disajikan sebagai lauk yang nikmat.
Pemanggangan memberi karakter yang berbeda pada mata ikan tuna, membuatnya lebih renyah di bagian luar sementara tetap kenyal di bagian dalam.
Disajikan sebagai Sushi
Di beberapa restoran sushi, mata ikan tuna juga bisa disajikan sebagai bagian dari hidangan sushi. Biasanya, mata ikan tuna disajikan dalam bentuk mentah atau sedikit dipanaskan. Hal ini memberikan rasa yang lebih alami dan menunjukkan kekayaan rasa tuna yang khas.
Meskipun ini adalah pilihan yang lebih eksotis, banyak orang yang suka mencoba hidangan ini untuk merasakan sensasi baru dalam dunia kuliner.
Manfaat Kesehatan dari Tuna Eyeball
Tuna Eyeball ternyata mengandung beberapa manfaat kesehatan yang cukup menarik. Meskipun mungkin tidak sering dijadikan sumber protein utama, makanan ini kaya akan omega-3. Asam lemak omega-3 memiliki banyak manfaat, seperti menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan fungsi otak.
Selain itu, mata ikan tuna juga mengandung kolagen. Kolagen adalah protein yang sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, persendian, dan jaringan tubuh lainnya. Dengan mengonsumsi tuna eyeball, tubuh Anda dapat mendapatkan asupan kolagen yang membantu regenerasi kulit dan memperkuat sendi.
Namun, karena ukurannya yang besar dan kandungan lemaknya yang cukup tinggi, konsumsi mata ikan tuna sebaiknya dilakukan dengan porsi yang moderat. Terlalu banyak mengonsumsi makanan ini bisa menyebabkan peningkatan kadar lemak tubuh.
Mengapa Tuna Eyeball Begitu Populer di Jepang?
Tuna Eyeball mungkin terlihat aneh bagi orang luar, tetapi di Jepang, makanan ini memiliki tempat khusus dalam kuliner lokal. Hal ini karena Jepang memiliki tradisi panjang dalam memanfaatkan semua bagian tubuh ikan, mulai dari daging, sirip, hingga mata. Konsep “mottainai” yang berarti tidak menyia-nyiakan sesuatu sangat diterapkan dalam budaya makan di Jepang.
Selain itu, tuna adalah ikan yang sangat dihargai di Jepang, dan hampir setiap bagian dari ikan tuna digunakan dalam berbagai hidangan. Dari sashimi hingga sup, ikan tuna adalah bahan utama yang kaya rasa. Oleh karena itu, mata ikan tuna juga menjadi bagian dari hidangan yang dapat dinikmati.
Bagaimana Rasa Tuna Eyeball?
Bagi sebagian orang, rasa tuna eyeball bisa terasa agak asing dan sulit diterima. Teksturnya yang kenyal, disertai dengan rasa yang ringan namun khas, menjadi daya tarik tersendiri. Banyak orang yang menggambarkan rasa tuna eyeball sebagai sesuatu yang lembut, dengan sedikit rasa ikan yang tajam.
Namun, bagi mereka yang terbiasa dengan makanan ekstrem, tuna eyeball adalah hidangan yang layak dicoba. Rasa dan teksturnya bisa berbeda-beda tergantung pada cara pengolahan dan bumbu yang digunakan.
Makanan Ekstrem yang Menantang Selera
Tuna Eyeball adalah contoh nyata dari makanan ekstrem yang dapat ditemukan di Jepang. Bagi pecinta kuliner yang suka mencoba hal-hal baru, makanan ini memberikan pengalaman yang berbeda dari makanan biasa. Meskipun bagi sebagian orang, makan mata ikan bisa terasa menggelikan, bagi yang lain, ini adalah petualangan rasa yang menarik.
Banyak orang yang suka menjelajahi berbagai macam makanan ekstrem yang ada di dunia. Selain tuna eyeball, Jepang juga memiliki berbagai makanan unik lainnya, seperti fugu (ikan buntal beracun) dan sannakji (cumi-cumi hidup). Makanan-makanan ini mengajak orang untuk menantang selera mereka dan membuka wawasan baru dalam dunia kuliner.
Tuna Eyeball adalah salah satu makanan ekstrem yang cukup populer di Jepang. Dengan tekstur kenyal dan rasa ikan yang khas, makanan ini menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan menarik. Bagi Anda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, tuna eyeball bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Selain itu, manfaat kesehatan seperti kandungan omega-3 dan kolagen menjadikan makanan ini cukup bermanfaat bagi tubuh.
Jika Anda seorang petualang kuliner, tidak ada salahnya mencoba eyeball untuk merasakan pengalaman rasa yang berbeda dan menantang. Namun, pastikan untuk melakukannya dengan hati-hati dan siapkan diri Anda untuk menikmati hidangan yang unik ini.